BOLANO — Semangat juang dan rona wajah penuh antusiasme menghiasi halaman Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Parigi pada Selasa, 4 November 2025. Pada hari tersebut, Kepala MTsN 3 Parigi, Bapak Syamsul Bahri, S.Ag., secara resmi melepas keberangkatan kontingen Pramuka madrasah yang akan berlaga di ajang bergengsi Kemah Lomba Kreativitas Pramuka - Galang Tegak (KLKP-GT) 2025. Kegiatan tingkat Provinsi Sulawesi Tengah ini dipusatkan di Bumi Perkemahan Universitas Tadulako (Untad), Kota Palu.

Kontingen yang diberangkatkan pada tahun ini merupakan duta-duta terpilih madrasah yang telah melewati berbagai tahap persiapan dan pemusatan latihan. Pasukan inti ini terdiri dari 20 anggota tangguh, dengan rincian 10 anggota Pramuka putra dan 10 anggota Pramuka putri. Pergerakan mereka di lapangan dikawal secara intensif oleh 4 orang Bina Damping (Pembina). Menariknya, semangat kekeluargaan Pramuka madrasah ini semakin terlihat dengan hadirnya 3 orang purna atau alumni yang secara sukarela ikut turun gunung membersamai dan membantu adik-adiknya selama kegiatan berlangsung.

Guna memastikan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran mobilitas selama perjalanan darat dari Kecamatan Bolano menuju Kota Palu, pihak madrasah telah mematangkan kesiapan armada transportasi. Rombongan utama diberangkatkan menggunakan dua unit mobil minibus jenis APV. Sementara itu, guna mengakomodasi seluruh kebutuhan logistik, tenda, perlengkapan masak, hingga properti perlombaan, panitia juga mengerahkan satu unit mobil pikap (open cup) yang dikhususkan untuk muatan barang.

Dalam amanat pelepasannya sesaat sebelum rombongan bertolak, Kepala MTsN 3 Parigi, Syamsul Bahri, S.Ag., memberikan himbauan tegas serta pesan moral yang mendalam kepada seluruh anggota kontingen.

"Melalui kesempatan ini, Bapak menghimbau kepada seluruh peserta, pembina, maupun alumni yang mendampingi, agar senantiasa meluruskan niat. Jadikan ajang KLKP-GT 2025 ini sebagai wadah untuk silaturahmi, menempa kemandirian, dan tentu saja mengukir prestasi. Jaga selalu nama baik almamater MTsN 3 Parigi di perkemahan. Junjung tinggi sportivitas, patuhi arahan dari para pembina, dan yang paling utama, sesibuk apa pun jadwal lomba, jangan pernah tinggalkan shalat lima waktu. Jaga pola makan dan kesehatan fisik kalian selama berada di Kota Palu," pesan Syamsul Bahri dengan penuh penekanan.

Momen pelepasan ini terasa semakin hangat, meriah, dan emosional karena disaksikan langsung oleh ratusan siswa-siswi MTsN 3 Parigi lainnya yang berbaris rapi di area halaman madrasah. Sorak-sorai dukungan, yel-yel penyemangat, dan lambaian tangan dari teman-teman sejawat mengiringi langkah para kontingen saat menaiki kendaraan. Hal ini memberikan suntikan moral dan motivasi yang luar biasa bagi pasukan yang akan bertanding membawa nama sekolah.

Rangkaian acara pelepasan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh pihak madrasah, memohon keselamatan dan kelancaran dalam perjalanan. Seluruh keluarga besar MTsN 3 Parigi menaruh harapan besar, Insyaallah, seluruh pasukan kontingen yang berangkat hari ini dapat mengikuti kegiatan dengan maksimal, dan kelak kembali lagi ke Bumi Bolano dalam keadaan sehat walafiat, membawa kebanggaan, tanpa kekurangan satu apa pun.