BOLANO — Suasana haru sekaligus bangga menyelimuti lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Parigi. Madrasah ini kembali sukses menyelenggarakan acara Tasyakuran dan Pelepasan Siswa Kelas IX Tahun Ajaran kali ini. Sebanyak 91 peserta didik secara resmi dikembalikan kepada orang tua masing-masing setelah menuntaskan pendidikan selama tiga tahun dengan pencapaian yang sangat memuaskan, yakni tingkat kelulusan 100 persen.

Keberhasilan meraih kelulusan sempurna ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pihak, terutama para siswa yang sebelumnya telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian Asesmen Madrasah Berbasis Android. Pelaksanaan ujian berbasis digital tersebut menjadi bukti komitmen MTsN 3 Parigi dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam sistem evaluasi pembelajaran yang modern dan transparan.

Prosesi pelepasan ini dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 3 Parigi, Bapak Syamsul Bahri, S.Ag., yang secara resmi menanggalkan atribut madrasah sebagai simbol pelepasan peserta didik. Acara yang berlangsung khidmat ini turut disaksikan oleh seluruh orang tua wali siswa kelas IX dan dihadiri oleh jajaran tamu undangan penting, di antaranya Pengawas Madrasah, jajaran Kepala Desa setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga tokoh adat. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menunjukkan tingginya sinergi antara madrasah dan lingkungan sekitar.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 3 Parigi, Syamsul Bahri, S.Ag., menyampaikan apresiasi dan pesan mendalam kepada para lulusan.

"Alhamdulillah, tahun ini 91 siswa-siswi kita dinyatakan lulus 100 persen setelah melewati berbagai evaluasi, termasuk Asesmen Madrasah berbasis Android yang berjalan lancar. Kami pihak madrasah berpesan kepada seluruh anak-anakku, kelulusan ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan gerbang awal menuju pendidikan yang lebih tinggi. Tetaplah menjaga nama baik almamater MTsN 3 Parigi di mana pun kalian berada, amalkan ilmu agama yang telah didapat, dan jadilah pribadi yang berakhlakul karimah," ungkap Syamsul Bahri.

Usai prosesi pelepasan yang diwarnai isak tangis haru, suasana seketika berubah meriah dengan suguhan panggung hiburan yang spektakuler. Para hadirin terpukau oleh berbagai pertunjukan kreativitas siswa, mulai dari atraksi kedisiplinan dan ketangkasan dari anggota Pramuka madrasah, kolaborasi apik pengurus OSIM, hingga pementasan drama kabaret yang mengundang gelak tawa sekaligus sarat akan pesan moral. Tidak ketinggalan, pementasan Tari Jepeng turut memeriahkan suasana, memberikan sentuhan seni yang kental akan nuansa budaya khas daerah, menghadirkan identitas lokal Sulawesi Tengah yang sangat membanggakan di atas panggung.

Rasa syukur dan haru juga diungkapkan oleh perwakilan orang tua wali siswa. Bapak Hasanuddin, salah satu orang tua siswa yang diwawancarai usai acara, tak kuasa menahan rasa bangganya terhadap dedikasi para pendidik di MTsN 3 Parigi.

"Saya mewakili seluruh orang tua wali mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kepala Madrasah beserta seluruh dewan guru. Terima kasih karena selama tiga tahun ini telah mendidik, membimbing, dan menitipkan anak-anak kami dengan penuh kesabaran yang luar biasa. Kami tahu menghadapi anak-anak usia remaja tidaklah mudah, namun guru-guru di MTsN 3 Parigi tidak pernah lelah memberikan teladan yang baik. Kami sangat bangga menyekolahkan anak kami di sini," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Acara Tasyakuran dan Pelepasan Siswa Kelas IX ini diakhiri dengan sesi foto bersama, ramah tamah, dan saling bersalaman antara siswa, guru, serta orang tua. Momen ini menjadi penutup manis dari perjalanan 91 siswa di MTsN 3 Parigi, sekaligus membuka lembaran baru bagi mereka untuk terus mengukir prestasi di masa depan.