BANGGAI — Prestasi membanggakan kembali diukir oleh peserta didik Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Parigi di kancah olahraga bela diri tingkat daerah. Aulia Izzatunnisa, salah satu siswi berbakat kebanggaan madrasah, sukses menyabet medali perak (Juara 2) dalam turnamen bergengsi tingkat provinsi, Banggai Open Taekwondo Championship 2026 (BOTACH).

Kejuaraan bela diri yang mempertemukan para petarung tangguh ini diselenggarakan secara meriah di Gedung Olahraga (GOR) Kilongan, Kabupaten Banggai. Turnamen ini berlangsung ketat selama tiga hari berturut-turut, terhitung sejak tanggal 20 hingga puncaknya pada 22 Agustus 2026. Berbagai atlet taekwondo dari berbagai wilayah turut ambil bagian dalam kompetisi bergengsi ini untuk memperebutkan posisi terbaik di podium.

Dalam ajang BOTACH 2026 ini, Aulia Izzatunnisa turun berlaga membawa bendera klub Taekwondo Dam's Fighter (TDF). Menariknya, Aulia tidak berjuang sendirian. Ia tergabung dalam satu tim solid bersama empat rekan atlet lainnya yang berasal dari latar belakang sekolah yang berbeda-beda. Kolaborasi, semangat juang, dan ketangguhan fisik yang ditunjukkan oleh Aulia di atas matras berhasil mengantarkannya menundukkan lawan-lawannya, hingga akhirnya ia berhasil mengamankan gelar Juara 2.

Keberhasilan Aulia meraih medali perak ini disambut dengan penuh rasa syukur dan suka cita oleh keluarga besar MTsN 3 Parigi. Kepala MTsN 3 Parigi, Bapak Syamsul Bahri, S.Ag., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras siswinya tersebut.

"Kami segenap keluarga besar madrasah sangat bangga dan bersyukur atas medali perak yang berhasil diraih oleh ananda Aulia Izzatunnisa di ajang BOTACH 2026. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa anak-anak madrasah tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki ketangguhan fisik dan mental juara di arena olahraga," ungkap Syamsul Bahri.

Lebih lanjut, pihak madrasah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan bakat dan minat para peserta didik, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Pihak sekolah menyadari bahwa setiap anak memiliki potensi unik yang harus difasilitasi dan diarahkan agar dapat berkembang secara maksimal.

Keberhasilan Aulia di kejuaraan taekwondo tingkat daerah ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat dan inspirasi bagi seluruh siswa-siswi MTsN 3 Parigi lainnya. Pihak madrasah berharap, prestasi ini dapat memotivasi para siswa agar tidak ragu untuk menggali potensi diri, terus berlatih, dan berani tampil mengharumkan nama sekolah maupun daerah di berbagai ajang kompetisi pada masa yang akan datang.